Dengan kata lain, Rusia akan mengusir 60 diplomat Amerika Serikat dan puluhan dari negara-negara Barat lainnya. Selain itu, Moskow juga akan menutup Konsulat AS di St Petersburg.
Kekisruhan diplomatik ini menyusul serangan racun terhadap Sergei Skripal, mantan agen ganda Rusia yang ditemukan dalam keadaan tak sadar bersama putrinya di Salisbury, Inggris, 4 Maret lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perkembangan terkini, kondisi Yulia Skripal sudah mulai membaik, sementara Sergei masih dalam keadaan kritis, meski stabil.
Saat ditemukan, keduanya tidak menunjukkan tanda-tanda luka fisik, kata polisi. Perkembangan terakhir ini dilaporkan sehari setelah kepolisian menyatakan kedua korban pertama kali terpapar racun di kediaman Sergei di Salisbury.
Keyakinan ini muncul setelah tim penyelidik menemukan konsentrasi racun dalam jumlah tinggi di rumah Skripal, terutama di pintu depan. Kepolisian Inggris pun memfokuskan penyelidikan di sekitar rumah Skripal.
(aal)