"Dengar, Anda punya kepala yang besar, tapi kosong. Tidak ada jaringan korteks di antara telinga Anda. Kosong. Tak ada isinya. Kepala Anda bahkan tak memproduksi nutrisi agar rambutmu bisa tumbuh karena rambutmu tak ada," ucap Duterte.
Pernyataan ini dilontarkan Duterte setelah Hussein mengatakan bahwa Presiden Filipina itu butuh "evaluasi psikis" karena terus menyerang utusan PBB yang mengkritik kampanye anti-narkoba kontroversial Filipina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak saat itu, sekitar 4.100 terduga pengedar narkoba di Filipina tewas tanpa proses peradilan yang jelas.
"Saya kasar? Saya memang kasar. Saya tak bisa mengubah itu. Saya membunuh orang? Ya, saya membunuh orang. Silakan mengedarkan narkoba, saya sudah minta Anda untuk berhenti," kata Duterte.
Menanggapi berbagai pihak yang berupaya menyelidiki dugaan pelanggaran HAM dalam kampanye tersebut, Duterte berkata, "Kalian hanya berkhayal dapat memenjarakan saya." (has)