Rencana itu diutarakan Najib menjelang pemilihan umum pada April mendatang, di mana dirinya turut bersaing untuk mengamankan periode ketiganya.
"Pemerintah sepakat menaikkan gaji untuk seluruh 1,6 juta pegawai negeri sipil dengan tambahan anggaran 1,46 miliar ringgit terhitung 1 Juli nanti," kata Najib saat rapat bersama aparatur negara di Putrajaya, Rabu (4/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara ini pun sempat ia pakai menjelang pemilu 2013. Sekitar akhir 2012, Najib menaikkan gaji PNS antara 7 sampai 13 persen.
Saat ini, perdana menteri yang sudah menjabat sejak 2009 itu juga tengah dikritik karena standar hidup warga Malaysia terus meningkat. Hal itu membuat pria 64 tahun didesak lebih memperhatikan para pegawai negeri sipil.
Selain itu, nama Najib juga terus disebut terlibat dalam skandal korupsi miliaran dolar lembaga investasi 1 Malaysia Development Berhad (1MBD).
Kasus ini juga diselidiki oleh enam negara lain. Kementerian Kehakiman Amerika Serikat memperkirakan dana 1MDB senilai US$4,5 miliar telah disalahgunakan.
Sementara itu, sejumlah menteri pemerintahan memperkirakan Najib akan secara resmi mengumumkan pelaksanaan pemilu pada Jumat (6/3) pekan ini setelah membubarkan parlemen.
Di pemilu kali ini, Najib akan bersaing dengan pendahulunya Mahathir Mohamad dari partai oposisi Pakatan Harapan dan politikus partai Gagasan Sejahtera Abdul Hadi Awang.
(aal)