"Kami memutuskan mempercepat jadwal pengiriman sistem pertahanan berkekuatan tinggi buatan Rusia ini," kata Putin seusai bertemu dengan Erdogan di Ankara, Rabu (4/4).
Dengan kesepakatan ini, pengiriman perdana senjata seharga US$2 miliar itu dijadwalkan dilakukan mulai akhir 2019 atau awal 2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Erdogan tak mau ambil pusing atas kritikan Barat atas keputusannya itu.
"Ini adalah keputusan Turki. Kami membuat kesepakatan tentang pembelian S-400 dengan Rusia dan masalah ini selesai," ujar Erdogan seperti dikutip AFP.
Kedua negara juga terus menunjukkan kedekatannya dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam upaya menemukan solusi damai untuk krisis di Suriah.
Lawatan Putin ke Ankara ini pun merupakan kunjungan perdananya ke luar negeri sejak kembali terpilih menjadi Presiden Rusia hingga 2024 dalam pemilu Maret lalu. (has)