"Sebagai kandidat anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020, izinkan saya untuk menyatakan kesiapan Indonesia untuk bekerja sama dengan negara-negara GNB dan menjadi mitra nyata bagi perdamaian dunia," kata Wamenlu RI dalam pidatonya.
Direktur Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang, Kementerian Luar Negeri RI, Kamapradipta Isnomo menyatakan KTM GNB merupakan forum yang tepat bagi Indonesia untuk berkampanye bagi keanggotaan tidak tetap DK PBB 2019-2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gerakan Non-Blok yang dilahirkan dari semangat Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung pada 1955, beranggotakan 120 negara dengan 17 negara pengamat.
Negara-negara anggota GNB kini mewakili dari 55 persen penduduk dunia dan hampir dua per tiga keanggotaan PBB. (nat)