"Kami jelas membantah tuduhan ini," kata Mayor Jenderal Yuri Yevtushenko, kepala pusat perdamaian dan rekonsiliasi Rusia di Suriah, dikutip dari Reuters.
"Dengan ini kami mengumumkan bahwa kami siap mengirim spesialis bidang radiasi, pertahanan kimia dan biologi dari Rusia untuk mengumpulkan informasi, segera setelah Douma dibebaskan dari militan. Ini akan mengonfirmasi tuduhan dari pernyataan tersebut."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok-kelompok aktivis tersebut mengatakan bahwa serangan dengan gas beracun dalam bom barel yang dijatuhkan helikopter di Douma menyebabkan orang mati lemas dan tersedak. (kid)