Komandan operasi militer di barat Irak, Qassam al-Mohammadi, mengatakan bahwa dua pelaku bom bunuh diri menyamar sebagai tentara saat memasuki markas salah satu parpol besar itu.
"Salah satu pelaku meledakkan dirinya menggunakan bahan peledak saat petinggi-petinggi partai tengah menggelar rapat di markas itu," kata al-Mohammadi kepada AFP, Senin (9/4).
Lihat juga:Pasukan Irak Klaim Bunuh 10 Anggota ISIS |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama setelahnya, kelompok teroris ISIS mengeluarkan pernyataan berisi klaim bertanggung jawab atas serangan pada Sabtu malam itu.
Pada Desember lalu, Baghdad mendeklarasikan kemenangannya karena berhasil mendepak ISIS dari negara itu setelah merebut kembali Kota Al-Anbar.
Meski begitu, sejumlah pengamat menganggap sejumlah teroris masih bersembunyi di perbatasan Irak dengan Suriah. (has)