Militer Israel menyatakan bahwa pengerahan itu dilakukan sebagai tanda protes kepada Hamas yang memanfaatkan warga untuk melakukan serangan.
"Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menganggap kelompok teror Hamas ingin mengubah parameter gerbang keamanan menjadi zona perang sementara berupaya menghancurkan dan infrastruktur pertahanan," bunyi pernyataan tentara, sebagaimana dikutip AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok pemerhati hak asasi manusia memprotes langkah Israel ini karena tembakan itu pada faktanya lebih banyak menyasar demonstran Palestina di perbatasan yang tidak mengancam.
Demonstrasi tersebut adalah bagian dari aksi "Pawai Pulang" untuk menyeberangi pagar perbatasan demi kembali ke tanah air mereka di Palestina, yang dicaplok Israel tujuh dekade lalu. (has)