Kantor berita Korut, KCNA, melaporkan bahwa Kim membahas kemungkinan pertemuan tersebut dalam sebuah rapat dengan partai berkuasa pada Senin (9/4).
"[Kim Jong-un] membahas perkembangan hubungan Korut-Korsel saat ini dan kemungkinan dialog Korut-AS," tulis KCNA sebagaimana dikutip AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Korut bersama sejumlah negara dilaporkan terus mengadakan pertemuan rahasia untuk membahas rincian rencana pertemuan ini.
Pokok bahasan pertemuan ini juga belum diketahui. Namun, AS selalu menyatakan bakal mendesak Korut untuk menghentikan program senjata nuklir dan rudalnya.
Korut diperkirakan bakal meminta serentetan syarat berat sebagai timbal balik, termasuk penarikan pasukan AS di Korsel yang dianggap mengancam keamanan negaranya.
"Kami akan menemui mereka pada Mei atau awal Juni dan saya pikir akan ada saling menghormati di antara kedua negara dan berharap kami akan mampu membuat kesepakatan dalam menghentikan program nuklir Korea Utara," tutur Trump. (has)