Sebanyak 44 ribu tempat di program visa pekerja terampil Australia biasanya diberikan kepada warga Asia yang tak tinggal di negara tersebut.
Namun kini, sebagaimana dilaporkan ABC pada Jumat (13/4), sebanyak 10 ribu warga Selandia Baru yang sudah tinggal dan bekerja di Australia akan masuk dalam alokasi tahunan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Aktivis Muslim asal Australia Ditolak ke AS |
"Jalan ini secara langsung diarahkan kepada warga Selandia Baru yang sudah tinggal di Australia untuk setidaknya lima tahun dan memberi, serta terus memberi, kontribusi ekonomi bagi Australia," kata seorang juru bicara kementerian.
Langkah ini akan mengurangi ribuan migrasi tiap tahunnya, tanpa mengubah kuota penerimaan resmi pemerintah.
The Australian melaporkan program imigrasi permanen Australia diperkirakan akan turun hingga kisaran era sebelum 2010-an karena pengetatan peraturan.
Menteri Dalam Negeri Peter Dutton mengonfirmasi jumlah imigrasi akan lebih rendah tahun ini karena "pengetatan sekrup" pada penerimaan visa sejak 2015.
Sebagai menteri imigrasi, Dutton berwenang mengubah definisi target 190 ribu itu demi batasan yang memungkinkan pemerintah memperlambat pertumbuhan imigran.
(aal)