"Sehubungan dengan perkembangan situasi keamanan di Suriah, Kementerian Luar Negeri mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia untuk tidak melakukan kunjungan ke Suriah sampai situasi keamanan membaik," demikian pernyataan Kemlu RI, Sabtu (14/4).
Kemlu RI juga mengimbau WNI yang sedang berada di Suriah untuk melaporkan diri dan terus berkomunikasi dengan KBRI di Damaskus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merujuk pada data KBRI Damaskus, ada sekitar 1.500 orang yang memiliki izin tinggal di Suriah. Namun, KBRI tidak memiliki catatan lengkap karena banyak WNI tidak melaporkan kedatangannya ke Suriah.
Serangan gabungan AS, Perancis, dan Inggris ini baru terjadi pada Sabtu dini hari waktu setempat, sebagai tanggapan atas dugaan penggunaan senjata kimia yang menewaskan 60 orang di daerah kekuasaan pemberontak di Ghouta Timur pekan lalu.
Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis, menyatakan bahwa gempuran ini hanya bertujuan untuk memberikan pesan tegas kepada Suriah. Ia pun memastikan tidak akan ada serangan lanjutan. (has)