"Untuk membawa perdamaian dan kegembiraan di hati rakyat, juga demi dukungan kemanusiaan, 8.490 tahanan dari sejumlah penjara akan diberi pengampunan," demikian pernyataan kantor Myint, Selasa (17/4).
Dikutip Reuters, kantor Myint menyatakan bahwa pengampunan ini diberikan dalam rangka Tahun Baru Myanmar yang jatuh pada 16 April. Namun, mereka tak menjabarkan waktu pasti para tahanan itu dibebaskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, 36 tahanan politik yang selama ini ada di daftar pemantau hak asasi manusia juga termasuk dalam jajaran narapidana penerima amnesti.
Setelah partai pimpinan penggerak demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi, menang pemilu terakhir, ratusan tahanan politik mulai dibebaskan.
Namun, dua jurnalis yang ditahan karena meliput konflik di Rakhine tahun lalu tak masuk dalam daftar penerima amnesti.
Dia bungkam ketika gelombang kekerasan terhadap Rohingya di Rakhine kembali terjadi pada Agustus lalu, membuat arus pengungsi ke Bangladesh semakin deras, mencapai 700 ribu orang. (has)