Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara keluarganya, sebagaimana dikutip CNN.
Barbara muncul sebagai figur politik besar saat suaminya, George HW Bush, menjabat jadi wakil presiden dan presiden. Dia adalah perempuan kedua di Amerika yang suami sekaligus anaknya terpilih jadi kepala negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia selalu berada di samping George HW Bush sepanjang karir politiknya yang berlangsung selama hampir 30 tahun. George sempat jadi perwakilan Texas, duta besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, ketua Partai Republik, dubes untuk China dan direktur CIA.
George kemudian menjadi wakil presiden Ronald Reagan selama dua periode dan terpilih jadi orang nomor satu AS pada 1988. Dia turun jabatan 1993 setelah kalah dari Bill Clinton.
Cepat tanggap dan berkomentar pedas, Barbara Bush jadi pembela utama sekaligus penasihat suaminya. Dengan rambut putih dan perhiasan mutiara khasnya, dia dikenal sebagai tokoh publik yang bicara blak-blakan.
Lihat juga:George HW Bush Tinggalkan ICU |
(aal)