"Dia mengatakan bahwa kecelakaan itu membawa kepedihan dan kepahitan di dalam hatinya dan dia tidak dapat mengendalikan kesedihannya ketika memikirkan keluarga berduka yang kehilangan kerabat sedarahnya," demikian bunyi pemberitaan kantor berita KCNA.
Duta Besar China untuk Korut, Li Jinjun, kemudian mengatakan bahwa pihaknya akan memberi tahu kunjungan Kim ini kepada Presiden Xi Jinping dan keluarga korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kim menjamin pemerintah dan partai berkuasa akan melakukan langkah-langkah lanjutan "dengan ketulusan hati untuk meringankan beban keluarga yang berduka walau hanya sedikit."
Kecelakaan bus ini terjadi di Provinsi Hwanghae Utara, salah satu situs wisata yang paling diminati di Korut.
Badan think-tank Institut Maritim Korea memperkirakan sektor pariwisata menyumbangkan keuntungan US$44 juta setiap tahunnya untuk Korut, 80 persen di antaranya dari turis China.
Berdasarkan laporan China pada 2012, ada lebih dari 237 ribu turis negaranya mengunjungi Korut. Namun sejak saat itu, China tidak pernah lagi merilis statistik turis negaranya ke Korut.
China merupakan rekan ekonomi dan sekutu diplomatik terkuat Korut, meski Beijing berulang kali juga mengkritik uji coba rudal Pyongyang. (has)