"Kami sangat berterima kasih atas bantuan besar dan sikap Presiden Jokowi terhadap perdamaian di Semenanjung Korea," ujar Kim Chang Beom, Senin (30/4).
Namun, ia menuturkan pemerintah Indonesia atau Jokowi belum memberikan surat resmi mengenai bantuan yang diberikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kim Jong-un juga menyatakan Korea Utara tidak punya alasan memiliki senjata nuklir jika Amerika Serikat dan negaranya sepakat tidak menyerang satu sama lain.
Mengenai hal itu, Kim Chang-beom enggan menanggapi lebih lanjut meski Jokowi juga menawarkan Indonesia menjadi tuan rumah rencana pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Kim Jong-un.
"Saya tidak dalam posisi mengomentari hal itu. Tapi saya pikir pesan telah disampaikan dengan baik kepada Korea Utara," tuturnya.
"Kami menantikan diskusi ini antara Korea Selatan dan Korea Utara serta bertemu Inasgoc dan pemerintah Indonesia untuk detail kolaborasi dan ikut serta Asian Games," ucap Kim Chang-beom.
(aal)