Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, mengatakan lawatan Li ke Indonesia dilakukan sebagai kunjungan balasan dan memenuhi undangan Jokowi yang telah lebih dulu menemuinya di Beijing, Maret 2015 lalu.
Meski begitu dia belum bisa memberikan detail rincian pembahasan yang akan dibahas Jokwi dan Li nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arrmanatha mengatakan rincian lawatan Li ke Jakarta baru akan diputuskan setelah Retno dan sejumlah pejabat China menggelar pertemuan khusus besok, Jumat (4/5).
Sejumlah media lokal melaporkan bahwa Li akan berkunjung ke Indonesia selama 3 hari sebelum bertolak ke Tokyo.
Sementara itu dikutip kantor berita Xinhua, lawatan Li ke Jakarta dilakukan guna memperkuat kerja sama antara kedua negara, salah satunya dalam bidang ekonomi.
Li diperkirakan akan membahas iniatif One Belt and One Belt Road (OBOR), pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dan upaya mengintensifkan hubungan perdagangan bilateral kedua negara.
Setelah Indonesia, Li juga dijadwalkan akan mengunjungi Jepang untuk bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe. Di Jepang, Li akan menghadiri pertemuan trilateral antara China, Jepang, dan Korea Selatan.
(nat)