"Kami sudah menciptakan manifesto komprehensif. Tugas kami untuk memenuhi janji itu. Kami tidak ingin ada yang mengatakan, 'Anda adalah orang yang jahat sebelumnya. Anda adalah diktator sebelumnya.' Semuanya masa lalu. Ada banyak pekerjaan yang harus kami tuntaskan. Saya harap tidak ada yang menghantui prosesnya," ujar Mahathir dalam pidato pertamanya setelah dilantik sebagai perdana menteri, Kamis (10/5).
Dalam pernyataan publik pertamanya itu, Mahathir juga menjelaskan bahwa salah satu fokus utama di masa awal kepemimpinannya adalah bisnis dan investasi demi perkembangan ekonomi Malaysia yang sempat turun akibat korupsi pemerintahan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika menyinggung masalah perang dagang yang belakangan mengemuka di kawasan, Mahathir memastikan bahwa pemerintahannya tidak akan ikut-ikutan.
"Kami ingin bersahabat dengan semua negara karena kami adalah negara dagang. Negara dagang perlu pasar. Kami tidak akan mengutik pasar kalian. Mereka yang ingin berperang, tapi kami tidak. Kami ingin melihat pasar," katanya. (has/pmg)