"Pertanggungjawaban atas kematian tragis ini jelas ada pada Hamas," kata wakil juru bicara Gedung Putih Raj Shah. "Hamas secara sengaja dan sinis memprovokasi respons ini dan sebagai dikatakan Menteri Luar Negeri (Mike Pompeo), Israel berhak mempertahankan diri."
"Kami meyakini Hamas bertanggung jawab atas kematian-kematian tragis ini," kata Shah sebagaimana dikutip CNN. Menurutnya, kelompok tersebut "bertanggung jawab atas seluruh situasi yang terjadi saat ini."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan Kedubes AS ke kota tersebut pada Desember memicu ketegangan di kawasan. Kota tersebut diperebutkan dan merupakan kota penting bagi tiga agama: Kristiani, Yahudi dan Islam.
Selasa ini bertepatan dengan "Nabka" atau petaka, peringatan pengusiran 700 ribu warga Palestina di tengah perang Arab-Israel yang diikuti pendirian negara zionis.
(aal)