Najib turun jabatan setelah dikalahkan dalam pemilihan umum pekan lalu. Salah seorang pengacara bekas pemimpin Malaysia mengatakan polisi menyita sebuah tas jinjing dan sejumlah barang pribadi lain terkait dugaan pencucian uang.
Skandal miliaran dolar di yayasan pemerintah 1Malaysia Development Berhad (1MDB) tengah diselidiki polisi di setidaknya enam negara, termasuk Amerika Serikat. Najib yang juga pendiri yayasan tersebut selalu menampik dirinya terlibat korupsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penggeledahan di kediaman keluarga berlangsung hingga 2.00 GMT, sekitar 12 jam setelah belasan polisi bersenjata memasuki bangunan. Polisi mulai menggeledah setelah Najib kembali ke rumah dari masjid dalam rangka menyambut Ramadan.
"Penggeledahan ini tampaknya dilakukan berdasarkan pasal pencucian uang ... mereka tak menemukan pelanggaran hukum," kata pengacara Najib, Harpal Sigh Grewal kepada wartawan di luar rumah.
Ketika ditanya apakah Najib mesti ditahan, dia mengatakan "tak ada tanda polisi akan melakukannya."
Singh juga mengatakan Najib dan keluarganya bersikap kooperatif dengan polisi. "Mereka (polisi) juga bertindak secara profesional."
(aal)