Wakil Ketua Parti Keadilan Rakyat (PKR), Shamsul Iskandar, menjadi saksi kejadian tersebut. Saat itu, tepatnya 8 Februari 2015, mereka sebenarnya sudah tahu bahwa pengadilan akan menjatuhkan hukuman penjara atas Anwar dalam pengadilan pada 10 Februari.
"Tawaran Pak Habibie waktu itu adalah untuk Pak Anwar tinggal di sini. Diminta Pak Habibie tinggal di sini saja, jangan pulang," ujar Shamsul saat menemani Anwar berkunjung ke kediaman Habibie setelah dibebaskan dari bui, Minggu (20/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malaysia gempar ketika pada 2016, mantan perdana menteri yang juga pernah memenjarakan Anwar, Mahathir Mohamad, hadir dalam salah satu persidangan.
Sejak saat itu, kedua musuh bebuyutan itu menyatukan kekuatan untuk melawan BN yang dipimpin oleh Perdana Menteri Najib Razak, di bawah payung koalisi oposisi bentukan Anwar, Pakatan Harapan.
Salah satu janji Mahathir dalam kampanye adalah mendapatkan pengampunan raja Yang Dipertuan Agong sehingga Anwar dapat bebas dan langsung kembali berpolitik.
Setelah memenangkan pemilu bersejarah pada 9 Mei lalu, Mahathir pun menepati janjinya. Anwar mendapat pengampunan raja dan bebas pada Rabu (16/5) lalu.
"Sebelum dipenjara Bapak Anwar ke sini, setelah keluar dia diundang juga ke sini. Ya, mereka sahabat karib yang tak akan melupakan satu sama lain lah," kata Shamsul.
Lihat juga:Titian Muhibah Anwar Ibrahim dan Habibie |