Berkampanye menentang peningkatan biaya hidup dan skandal korupsi miliaran dolar yayasan 1Malaysia Development Berhad (1MDB), Mahathir yang kini berusia 92 tahun memimpin koalisi oposisi melengserkan aliansi tak terkalahkan Najib dalam pemilu 9 Mei.
"Kita tidak pernah dihadapkan dengan masalah seperti ini sebelumnya. Sebelumnya kita tidak pernah menghadapi utang lebih dari 300 miliar ringgit, tapi kini meningkat hingga 1 triliun ringgit," kata Mahathir sebagaimana dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skandal itu dinilai berperan besar dalam kekalahan koalisi Barisan Nasional (BN) yang dipimpin Najib dan UMNO dalam pemilu kemarin.
Lihat juga:Anwar Ibrahim Bahas Pengaruh Mahathir |
Sejak dilantik sebagai orang nomor satu di Malaysia, Mahathir mendesak percepatan penyelidikan 1MDB. Sementara itu, Najib selalu menampik terlibat dalam kasus tersebut.
(aal)