Skandal korupsi yang mengitari Najib kembali mencuat setelah ia dikalahkan dalam pemilihan umum 9 Mei lalu. Warga Malaysia kini menanti apa yang akan terjadi kepada mantan PM dan istrinya yang diduga gemar menghamburkan uang.
Mereka telah dilarang pergi ke luar negeri, sementara rumah dan properti lainnya digeledah. Puncaknya sejauh ini, Najib dipanggil oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) untuk memberi keterangan terkait satu bagian kecil dari skandal keuangan itu, Selasa (22/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak dugaan korupsi pertama kali mencuat, 2015 lalu, Najib terus menampik melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Namun, dia kemudian mengganti Jaksa Agung dan sejumlah pejabat MACC untuk menutup penyelidikan kasus tersebut.
Dana 1MDB diduga mengalir ke rekening pribadi PM Najib Razak. (REUTERS/Olivia Harris) |
Di bawah perdana menteri baru, MACC kembali membuka penyelidikan yang pada awalnya berfokus pada aliran dana 42 juta ringgit atau Rp150 miliar dari SRC International ke rekening Najib.
Kantor Mahathir juga mengumumkan pembentukan satuan tugas baru yang teridiri dari sejumlah anggota badan anti-korupsi, polisi dan bank sentral. Satgas itu akan bekerja sama dengan "penegak hukum di Amerika Serikat, Swis, Singapura, Kanada dan negara terkait lain" untuk menyelidiki 1MDB.
Kementerian Kehakiman AS menyebut Najib sebagai "pejabat nomor satu Malaysia " dalam investigasi anti-kleptokrasi yang digelar terkait 1MDB.
Tampik Keterlibatan
Berbicara di hadapan para pendukungnya di Pahang, Minggu, Najib menyatakan "Saya tidak mencuri dari rakyat."
Dia mengatakan serangkaian tudingan terhadapnya merupakan upaya pencorengan nama baik untuk merusak Uni Organisasi Nasional Melayu (UMNO), partai yang telah memimpin Malaysia sejak merdeka enam dekade lalu, sebelum dikalahkan Mahathir tahun ini.
Sejumlah video menunjukkan polisi membawa setidaknya 284 boks calon barang bukti, termasuk perhiasan, uang tunai, pakaian mewah dan aksesoris. Publisitas penggeledahan ini membuat Rosmah melontarkan keluhan, memperingatkan akan bahaya "penghakiman publik yang prematur."
Di hadapan para stafnya di kantor perdana menteri, Senin, Mahathir mengungkap kerugian yang diduga terjadi akibat penyelewengan pemerintahan Najib.
Semalam sebelumnya, Mahathir bertemu dengan Xavier Justo, seorang warga Swiss yang jadi pembocor rahasia pertama terkait 1MDB. Justo mengunggah foto dirinya bersama Mahathir melalui Facebook.
Kasus 1MDB menjadi salah satu prioritas PM Mahathir Mohamad. (REUTERS/Stringer) |
Justo sempat dihukum penjara tiga tahun di Thailand pada 2015 terkait kasus pemerasan. Bebas karena diampuni, kini ia menyatakan pengakuannya atas dakwaan itu dibuat di bawah paksaan.
MACC bisa dengan mudah melacak aliran dana karena uang berpindah tangan antara warga Malaysia, bukan warga atau institusi keuangan asing.
(aal)
Dana 1MDB diduga mengalir ke rekening pribadi PM Najib Razak. (REUTERS/Olivia Harris)
Kasus 1MDB menjadi salah satu prioritas PM Mahathir Mohamad. (REUTERS/Stringer)