Malaymail melaporkan bahwa Najib tiba di markas MACC di Putrajaya sekitar pukul 09.44 waktu setempat, lebih cepat seperempat jam dari jadwal yang ditentukan sebelumnya.
Berbalut kemeja putih dan jas hitam, Najib melenggang santai sembari tersenyum menuju ke dalam gedung MACC, layaknya saat ia memenuhi panggilan pertama pada Selasa lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skandal besar ini menjadi sorotan setelah pada 2015 lalu Wall Street Journal melaporkan ada aliran dana sebesar US$681 juta dari 1MDB masuk ke rekening pribadi Najib.
Sebelum memenuhi panggilan pada hari ini, Najib pun melontarkan kritik terhadap pemerintah melalui jejaring sosial Facebook.
Di awal pernyataannya, Najib mengkritik pemerintah karena mengatakan bahwa utang Malaysia mencapai 65 persen GDP, padahal angka resminya adalah 50,9 persen.
"Mengatakan bahwa utang kita sekarang RM1 triliun tanpa memberikan rinciannya hanya akan membuat pasar finansial tak menentu," tulis Najib.
"Sementara kalian ingin menyalahkan saya untuk memberikan persepi posisi keuangan yang mengerikan demi membenarkan alasan kalian tak dapat memenuhi janji kampanye dan memangkas pegawai sipil secara besar-besaran, kalian harus ingat bahwa negara dan rakyat kita harus diutamakan," kata Najib.
Melanjutkan pernyataannya, Najib menulis, "Kalian juga bisa mengeluarkan pernyataan tak tepat mengenai 1MDB atau menceritakan hanya separuhnya kepada negara dan rakyatnya untuk menyalahkan saya, tapi waktu untuk bermain politik sudah berakhir." (has)