Dalam pernyataan yang dirilis Gedung Putih seperti dilaporkan Reuters, Trump dan Abe sebelumnya sudah melakukan percakapan lewat telepon menyoal rencana pertemuan. Kedua pimpinan negara ini akan mencapai kesepakatan soal senjata nuklir, kimia, dan biologis serta program misil balistik Korut.
Meski begitu, belum ada rincian soal kapan tepatnya pertemuan antara Trump dan Abe akan berlangsung. Kedua pimpinan negara itu rencananya akan menghadiri pertemuan G7 dari kekuatan industri besar pada 8-9 Juni mendatang di Kanada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, kantor berita Kyodo mengutip Abe mengatakan bahwa kedua pimpinan negara sepakat untuk bekerja sama membuat pertemuan puncak antara presiden AS dan pimpinan Korut menjadi lebih berarti.
Trump sebelumnya membatalkan secara sepihak pertemuan dengan Kim Jong-un yang rencananya akan berlangsung pada 12 Juni mendatang di Singapura.
Departemen Luar Negeri AS pada Minggu lalu juga mengatakan bahwa pejabat AS dan Korut telah bertemu di Panmunjom, sebuah desa di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang membentang di sepanjang perbatasan bersenjata antara Korut dan Korsel.
Selain itu, Gedung Putih juga mengatakan tim 'pra-lanjutan' dari pejabat AS juga melakukan perjalanan ke Singapura untuk bertemu degan warga Korut yang berada di sana.
Pertemuan Trump-Kim akan membahas isu utama soal denuklirisasi. Namun Korut menolak tuntutan AS untuk secara sepihak menghentikan program senjata nuklir yang saat ini mengancam Amerika Serikat.
[Gambas:Video CNN]