Para pejabat militer mengatakan serangan itu dilakukan setelah aset intelijennya memantau sejumlah komandan Taliban meninggalkan Farah. Dalam insiden di kota tersebut, Taliban sempat menembus blokade polisi sebelum akhirnya diusir pasukan Amerika dan Afghanistan.
Komandan AS dan NATO di negara tersebut, Jenderal John Nicholson, mengatakan para pemimpin Taliban yang mundur dari lokasi tersebut terpantau menggelar rapat dengan petinggi lain di Musa Qala, Helmand, daerah kekuasaan Taliban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan Marinir AS "melacak 50 dari mereka menuju rapat di Musa Qala dan menghantam mereka dengan roket HIMARS (Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi), menewaskan puluhan pemimpin musuh.
"Di antara korban yang jumlahnya lebih dari 50 orang itu adalah wakil gubernur bayangan Helmand, sejumlah gubernur distrik Taliban, komandan intelijen dan petinggi kunci tingkat provonsi dari Kandahar, Kunduz, Herat, Farah, Uruzgan dan Helmand," bunyi pernyataan militer.
Marinir AS di Afghanistan berbasis di Provinsi Helmand, di mana mereka memandu dan membantu pasukan Afghanistan yang berperang melawan pemberontak.
Dia juga mengatakan fokus utama upaya bantuan untuk Afghanistan kini diarahkan untuk peningkatan pertahanan Ibu Kota Kabul, di mana lima juta warga setempat tinggal.
(aal)