Kelompok pemantau Syrian Observatory for Human Rigths melaporkan bahwa ledakan itu tepatnya terjadi di daerah kekuasaan koalisi Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang bersekutu dengan milisi Kurdi dan Arab.
Reuters belum dapat menghubungi juru bicara koalisi AS mau pun SDF untuk meminta keterangan lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada awal pekan ini, Observatory melaporkan bahwa SDF melakukan gempuran besar-besaran hingga berhasil mengambil alih salah satu padang pasir pertahanan terakhir ISIS di dekat perbatasan dengan Irak.
Lihat juga:Terdesak, ISIS Gencarkan Aksi Bom Bunuh Diri |
Kini, ISIS hanya memegang beberapa wilayah pinggiran di timur Suriah. (has)