Surat pengunduran diri itu sudah diterima oleh Mahathir, tapi ia belum menentukan pengganti Muhammad karena masih harus mendapatkan restu dari Raja Yang Dipertuan Agong, Muhammad V.
"Kami belum menentukan penggantinya karena kami harus mendapat persetujuan dari Agong sebelum kami dapat mengumumkannya," ujar Mahathir sebagaimana dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengunduran diri diajukan setelah Menteri Keuangan Malaysia, Lim Guan Eng, mengungkap ada aliran uang 2 miliar ringgit dari hasil penjualan lahan negara oleh pemerintah ke bank sentral. Uang itu kemudian digunakan untuk membayar utang 1MDB.
1MDB adalah yayasan investasi negara yang dibuat mantan perdana menteri Najib Razak saat masih berkuasa pada 2009 lalu.
Lembaga tersebut menjadi sorotan setelah dilaporkan menyalahgunakan dana investasi sebesar US$4,5 miliar.
Saat menjabat, Najib terus membantah tuduhan ini dengan mengatakan bahwa uang tersebut merupakan sumbangan dari anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi.
Setelah Najib digulingkan oleh Perdana Menteri Mahathir Mohamad dalam pemilu bersejarah 9 Mei lalu, pemerintah Malaysia langsung melakukan penyelidikan besar-besaran. (has)