"Semuanya hening," ujar Mattis kepada para wartawan di Kementerian Pertahanan ketika ditanya mengenai pemantauan terhadap militer Korut, Senin (11/6).
Pernyataan ini sekaligus meredam kekhawatiran Korut akan melakukan provokasi militer menjelang pertemuan antara Kim dan Trump yang mengusung agenda utama perlucutan senjata nuklir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kini, Mattis memastikan bahwa kehadiran sekitar 28.500 tentara AS di Korsel tidak akan menjadi bahan pembicaraan dalam pertemuan antara Trump dan Kim.
Kim dan Trump sendiri dijadwalkan bertemu di Hotel Capella, Sentosa Island, sekitar pukul 09.00 waktu setempat.
Jika pembicaraan berjalan lancar, Kim dilaporkan bakal mengundang Trump ke Korut pada Juli mendatang, ditindaklanjuti dengan dialog berikutnya di Washington dua bulan kemudian.
(has)