Kalimat itu terdengar sebagai kata-kata mutiara, hanya saja banyak rakyat China yang menyatakan ucapan itu bukan milik mereka.
Sosial media China pun riuh oleh perdebatan asal kutipan tersebut, sementara foto cuplikan Twitter Ivanka pun ramai beredar di China sejak Selasa (12/6). Twitter sendiri dilarang di China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Donald Trump Sebut De Niro Punya IQ Rendah |
Sementara itu, situs yang bisa melacak asal muasal sebuah kutipan, Quote Investigator, menyebut kutipan itu berkembang dari sebuah komentar yang lahir di awal abad ke-20 di Chicago, Illinois.
"Sebenarnya, orang-orang barat sering kali mengarang-ngarang pepatah China, seperti kami juga, karena rakyat China juga sering menciptakan sendiri kutipan-kutipan," kata seorang pengguna di Weibo.
Ivanka Trump mengunggah cuitan itu pada malam sebelum pertemuan Kim-Trump digelar di Singapura, tapi tidak secara khusus merujuk pada pertemuan itu. Dia juga tidak menjelaskan secara rinci maksud cuitan tersebut.
Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un pada Selasa di sebuah hotel mewah di Pulau Sentosa, Singapura. Beberapa bulan lalu, pertemuan itu tidak terbayangkan bisa terjadi.
Trump mengatakan bahwa ia telah membentuk "ikatan yang sangat khusus" dengan Kim, sementara Kim menggambarkan perjumpaan itu sebagai "awalan menuju perdamaian."
Kim sebelumnya pernah diejek oleh Trump sebagai "pria roket kecil" yang menjalankan misi bunuh diri, dan pemimpin Korut itu membalasnya dengan menyatakan Trump sebagai orang bodoh dari Amerika.
(vws)