"Karena Piala Dunia dan ada dugaan kemungkinan provokasi oleh Ukraina di dekat pesisir Krimea, komandan memutuskan untuk meningkatkan tingkat kesiapan militer," ujar seorang sumber yang dekat dengan militer Rusia kepada Reuters.
Sumber itu menjelaskan bahwa peningkatan kesiagaan itu terlihat dari pengerahan kapal dan pesawat tambahan ke Laut Azov, bagian Laut Hitam di mana Rusia dan Ukraina berbagi garis pesisir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi laporan ini, kantor Sekretaris Dewan Keamanan Ukraina, Oleksandr Turchynov, merilis pernyataan berbunyi, "Terlepas dari ketakutan tentara Rusia dan ancaman presiden Rusia, militer Ukraina akan bertindak dengan tepat untuk menanggapi ancaman ini."
Meski demikian, Kementerian Pertahanan Rusia sendiri menampik laporan tersebut dengan menyatakan, "Pasukan di Laut Hitam bekerja seperti biasanya. Tak ada langkah untuk membuat mereka siaga perang."
Hubungan Rusia dan Ukraina memang selalu tegang sejak awal 2014, ketika Moskow mencaplok wilayah Krimea.
Namun sebelumnya, Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Piala Dunia adalah kesempatan bagi Rusia dan negara Barat untuk menepikan urusan politik dan fokus pada olahraga. (has)