Sejumlah saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa ada dua anggota keamanan kelompok Hamas terluka akibat serangan Israel tersebut.
"Organisasi teror Hamas menargetkan warga sipil Israel sepanjang malam dengan serangan roket dan menggiring Jalur Gaza dan warganya ke jalur kemunduran," demikian pernyataan militer Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:AS Keluar dari Dewan HAM PBB |
Warga Palestina sebenarnya sudah menggelar aksi semacam ini setiap hari Jumat sejak 30 Maret lalu. Aksi itu selalu berakhir ricuh dan hingga kini sudah menewaskan puluhan orang Palestina.
Mereka menggelar aksi besar-besaran agar para pengungsi dapat kembali ke kampung halaman nenek moyang mereka yang kini sudah menjadi wilayah kekuasaan Israel.
Setiap pekan, pengunjuk rasa membakar ban dan melempari batu ke pagar pembatas, di mana tentara Israel bersiaga. Para tentara tak segan melepaskan tembakan jika ada demonstran yang mendekati pagar perbatasan. (has)