"Indonesia menyadari bahwa kerja Dewan HAM belum sempurna," kata Retno dalam pernyataan di laman resmi kementerian, Rabu (20/6).
Dia menyesalkan AS mesti keluar dari UNHRC karena langkah itu justru menghambat reformasi yang diperlukan UNHRC dan sejumlah badan PBB lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AS resmi keluar dari keanggotaan UNHRC pada Selasa (19/6). Haley menjelaskan keputusan ini diambil setelah melihat bahwa upaya reformasi organisasi Dewan HAM PBB tak kunjung berhasil sesuai keinginan AS.
Haley juga menganggap bahwa sejak UNHRC sejak lama menjadi pelindung negara pelanggar HAM dan bersikap bias secara politik, terutama terhadap Israel.
Washington menilai Dewan HAM PBB selama ini sangat menyoroti sikap Israel terhadap warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat, namun dianggap sangat jarang menyinggung pelanggaran yang dilakukan oleh musuh AS, seperti Venezuela atau Kuba.
(aal)