Partai CHP yang mengusung Muharrem Ince, saingan terkuat Presiden Recep Tayyip Erdogan, menyatakan para pejabat partai mendapati sejumlah kasus terkonfirmasi yang menunjukkan inkonsistensi di provinsi Sanliurfa.
"Dari Sanliurfa, ada banyak keluhan," kata juru bicara Bulent Tezkan kepada wartawan di Ankara sebagaimana dikutip AFP, Minggu (24/6). "Rekan-rekan kami mengintervensi di mana masalah terjadi."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menggunakan hak suaranya di Istanbul, Erdogan menepikan kekhawatiran soal keamanan pemilu. "Saya telah mendapatkan informasi bahwa tak ada masalah serius di penjuru Turki."
Dalam konferensi pers, Tezcan memutar video dari distrik Suruc di Sanliurfa, di mana seorang lelaki mengatakan ada lebih banyak surat suara di kotak ketimbang jumlah yang sudah digunakan.
Empat orang tewas awal bulan ini dalam kampanye di Suruc, tempat tinggal sejumlah besar masyarakat Kurdi. Di sana, partai pro-Kurdi HDP diperkirakan akan meraup banyak suara.
Dia mengecam keberadaan orang-orang bersenjata di jalanan Suruc, yang menurutnya mengancam atmosfer pemilu.
"Mereka mencoba menekan pemilih di Suruc. Mereka mencoba menciptakan sesuatu seperti atmosfer teror di hari pemilu," ujarnya.
Para analis mengatakan pemilu transparan penting bagi Turki dalam pemungutan suara yang disebut sebagai tantangan terbesar bagi Erdogan ini.
(aal)