"Akan ada permintaan spesifik dan rincian waktu spesifik ketika kami memberikan kepada Korut konsep implementasi kesepaktan pertemuan itu," ujar seorang sumber pemerintahan AS kepada Reuters.
Sumber itu tak menjelaskan lebih lanjut. Namun, ia memastikan bahwa daftar ini akan membuat Korut tetap menghormati komitmen dalam perjanjian tersebut, terutama mengenai perlucutan senjata nuklir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, Korut menganggap kehadiran pasukan AS di Korsel itu mengancam kedaulatannya sehingga mereka terus mengembangkan program senjata nuklir.
"Latihan besar, gabungan, dan kombinasi sudah ditangguhkan. Kita akan lihat apakah negosiasi lanjutan dapat mempertahankan keadaan ini," tutur Mattis.
Mattis sendiri sedang bersiap menjalani rangkaian kunjungannya ke China, Korea Selatan, dan Jepang pada 26-28 Juni ini. Isu Korea Utara disebut akan menjadi agenda utama dalam rangkaian lawatannya kali ini. (has)