Pemerintahan Donald Trump telah berjanji akan mendakwa seluruh orang dewasa yang melintasi perbatasan secara ilegal. Namun, kebijakan untuk memisahkan anak-anak dari orang tua dikecam secara internasional sehinga AS kini berupaya untuk membiarkan keluarga tetap bersama sementara para orang tuanya menunggu persidangan.
Juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, mengatakan pemerintah tak membatalkan kebijakan "tanpa toleransi" terhadap imigran ilegal, tapi memutuhkan "solusi sementara" hingga bisa menampung para keluarga imigran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang sumber di CBP mengatakan piihaknya mungkin akan segera memulai proses dakwaan dan masih menindak orang dewasa yang melintasi perbatasan tanpa membawa anak.
Lihat juga:Cile Akan Usir Dua Ribu Imigran Ilegal |
Dia secara resmi mengakhiri kebijakan pemisahan keluarga pada Rabu lalu, tapi pemerintahan masih mesti mempersatukan kembali 2.000 anak-anak dengan orang tuanya. Masih belum jelas bagaimana AS akan menampung ribuan keluarga sementara orang tuanya menjalani proses hukum.
Militer AS telah diminta untuk menampung hingga 20 ribu anak-anak tanpa pendamping di pangkalannya.
Meski Partai Republik menguasai kedua kamar Kongres, ketidaksepakatan antara politikus moderat dan konservatif di dalam partai membuka kemungkinan pengesahan undang-undang cepat untuk menyelesaikan krisis perbatasan. (aal)