Banjir bandang terjadi tak lama setelah hujan badai menerjang wilayah itu hingga menghancurkan sejumlah bangunan dan infrastruktur lain.
Hingga kini, otoritas Vietnam melaporkan 12 orang dinyatakan hilang akibat banjir. Ratusan polisi dan militer telah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain tempat tinggal, Do Thi Huong, seorang peternak ikan dari Provinsi Lai Chau, mengatakan dirinya juga kehilangan kolam ternaknya. Kerugian disebut mencapai US$300 ribu.
"Kami sekarang terjebak dalam utang yang besar. Seluruh ikan kami hilang dalam banjir bandang. Kami tidak tahu apa yang harus dilakukan sekarang," ucapnya kepada AFP.
Ini merupakan bencana alam besar pertama yang terjadi di Vietnam selama tahun ini.
Salah satu negara di Asia Tenggara itu memang kerap dilanda cuaca ekstrem di musim hujan yang biasanya terjadi antara Juni-November setiap tahunnya.
Berdasarkan data pemerintah Vietnam, bencana alam setidaknya telah menewaskan 389 orang dan menyebabkan kerugian US$2,6 miliar selama 2017 lalu.
(aal)