"Hari ini KJRI Johor Bahru memperoleh notifikasi dari Agensi Penguatusahaan Maritim Malaysia (APMM) mengenai kejadian kapal pembawa TKI yang karam di perairan tanjung Balau, Kota tinggi, Johor, Malaysia dini hari tadi," demikian pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri RI.
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Lalu Muhamad Iqbal, mengatakan bahwa menurut korban selamat, kapal diperkirakan berpenumpang 44 orang, terdiri dari 38 laki-laki dan 6 perempuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim Perlindungan WNI KJRI Johor Bahru sudah berada di lokasi dermaga untuk memantau proses evakuasi dan memberikan dukungan yang dibutuhkan," tutur Iqbal.
Insiden semacam ini kerap terjadi di perairan antara Malaysia dan Indonesia. Sebelumnya, sebuah perahu motor terbalik di perairan Tawau pada tahun lalu, menewaskan setidaknya enam orang. (has)