Sejak subuh, para pewarta sudah menanti kedatangan Najib yang dijadwalkan menghadiri sidang pembacaan dakwaan terkait skandal korupsi lembaga investasi negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) dan anak perusahaannya, SRC International.
Seorang jurnalis Free Malaysia Today, Adam Abu Bakar, mengatakan kepada CNNIndonesia.com bahwa momen ini sangat langka karena saat Najib berkuasa dengan tangan besi, tak banyak media yang berani mengangkat kasus sang mantan pemimpin partai UMNO itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak heran, kini para wartawan begitu menggebu menyusun rencana liputan, hingga mengirimkan lebih dari satu orang untuk memberitakan persidangan perdana Najib di Pengadilan Kuala Lumpur.
"Ini baru kali pertama di Malaysia, sudah tentu pemberita, wartawan, dan pengamal media yang lain bersemangat untuk membuat liputan karena ini bukan saja menarik perhatian rakyat Malaysia, tetapi menarik perhatian rakyat di luar negara," kata Adam.
Tak hanya jurnalis tulis, para pewarta foto pun sangat bersemangat karena akhirnya dapat mengabadikan momen kejatuhan Najib dengan leluasa, termasuk fotografer media Malaysian Insight, Seth Akmal.
Pernah bekerja di media yang ditutup oleh rezim Najib, Malaysian Insider, Seth pun mengaku senang akhirnya dapat kembali bebas berkarya.
"Ya, keren! Semoga diizinkan Tuhan untuk terus berkarya," katanya kepada CNNIndonesia.com. (has)