Kementerian Kesehatan menyatakan 34 kematian terjadi di Kota Montreal.
Lihat juga:Gelombang Panas Tewaskan 34 Warga Kanada |
Departemen Kesehatan Publik Quebec menyatakan "situasi kembali ke normal" dan lembaga tersebut bakal berhenti membagikan informasi terkini soal kematian terkait panas, dilaporkan CBC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor kesehatan publik Montreal menyatakan kebanyakan korban tewas akibat temperatur ekstrem berusia di atas 60 dan menderita penyakit kronis.
Suhu tinggi dan kelembaban menghantam Quebec pada Minggu lalu.
Banyak korban berusia di atas 50 tahun, laki-laki, tinggal sendiri tanpa pendingin udara, kata Dr David Kaiser dari Departemen Kesehatan Publik Regional Montral.
Gelombang panas juga menghantam California dan sebagian Barat Daya Amerika Serikat akhir pekan lalu. Temperatur tertinggi tercatat di Los Angeles.
Kebutuhan daya listrik membuat gardu kelebihan beban sehingga aliran diputus untuk ribuan orang. Hampir 2.000 warga masih mengalami pemutusan di kota hingga Senin sore.
(aal)