Juara Dunia di Finlandia, Lalu Zohri Tetap Makan Nasi

Natalia Santi, CNN Indonesia | Kamis, 12/07/2018 11:28 WIB
Juara Dunia di Finlandia, Lalu Zohri Tetap Makan Nasi Rombongan atlet Indonesia, Lalu Muhammad Zohri saat dijemput pejabat Pensosbud KBRI Rizki Kusumastuti di Bandara Helsinki, Minggu (8/7). (KBRI Helsinki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Atlet pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri tetap dapat menikmati hidangan Indonesia saat berlaga di Finlandia. Zohri yang meraih medali emas di nomor 100 meter di Kejuaraan Dunia Junior di Tampere, Finlandia mendapat asupan makanan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Helsinki.

"Lalu Zohri tidak mau makanan Finlandia, musti makan nasi, sedangkan atlet tidak ada waktu keluar cari nasi, jadi kami mengirim nasi dan lauk Indonesia ke Tampere," kata Duta Besar RI untuk Finlandia, Wiwiek Setyawati Firman kepada CNNIndonesia.com, Kamis (12/9).

Dubes Wiwi pun berusaha mengatur menu yang sesuai dengan aturan syarat makan atlet. "Jadi menu nya sederhana. Misalnya, dendeng gepuk, sambal tomat, semur telur, sayur, tempe mendoan, tahu isi, daging serundeng, sayur asem," kata Dubes Wiwiek.


"Saya takut salah aturan makan, pokoknya saya larang pakai terasi takut atlet alergi terasi, hehehe," kata mantan Wakil Dubes RI untuk Australia tersebut.


Pasokan makanan tersebuti dikirim dari Helsinki ke Tampere yang berjarak dua jam berkendaraan. Delegasi Indonesia yang terdiri atas Halomoan Edwin Binsar, mengikuti lari 100 meter gawang dan Lalu Muhammad Zohri, mengikuti lari 100 meter didampingi dua pelatih Kikin Ruhuddin dan Erwin Renaldo Maspaitella

Pelari putra Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berhasil menjuarai nomor lari 100 meter dengan catatan waktu 10,18 detik pada IAAF World U20 Championship di Tampere, Finlandia (11 Juli 2018).

Zohri mengalahkan duo pelari Amerika yaitu Anthony Schwartz (10,22) dan Eric Harrison (10,22).



Selain menyabet gelar juara, pelari berusia 18 tahun ini juga menorehkan rekor nasional baru (NU20R) dengan selisih 0,4 mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh pelari Swedia Henrik Larsson pada babak semi final.

Sebelumnya, Zohri juga telah menjadi juara 100 meter Asian U20 Championships di Gifu, Jepang (8 Juni 2018) dengan waktu 10,27 dan mencatatkan 10,25 pada Jakarta Asian Games Pre-Tournament di Jakarta (11 Februari 2018).


International Association of Athletics Federations (IAAF) World U20 Championships yang diselenggarakan di Tampere, Finlandia, pada 10-15 Juli 2018, merupakan kejuaran junior atletik dunia untuk usia di bawah 20 tahun.

Sebanyak 158 negara dan 1462 atlet berpartisipasi turut ambil bagian. Pada kejuaraan kali ini Indonesia mengirimkan 2 orang atlet yaitu Halomoan Edwin Binsar pada nomor 100 meter Gawang dan Lalu Muhammad Zohri pada kategori 100 meter.

"Keikutsertaan dan capaian yang membanggakan para atlet Indonesia pada berbagai turnamen tingkat dunia harus selalu didukung oleh segenap pihak sehingga membawa nama harum Indonesia di kancah internasional," kata Dubes Wiwiek.


Kemenangan Lalu Muhammad Zohri cukup mengejutkan. "Tak ada yang menyangka kita bisa mengalahkan AS dan Jamaica, semua bingung karena seperti mimpi," kata mantan Staf Ahli Menteri Luar Negeri bidang Politik Hukum dan Keamanan tersebut.

Pada tahun 1986, Indonesia cuma berada di peringkat delapan. "Tahu-tahu sekarang menyabet juara dunia," kata Dubes Wiwiek.

Mantan Direktur HAM Kemlu RI tersebut bertekad untuk mempelajari menu atlet dengan sungguh-sungguh. Hal ini lantaran banyaknya atlet Indonesia di perhelatan olah raga internasional yang digelar di Finlandia. "Waktu Finnish Open saya juga musti atur menu makan atlet. Hasilnya? All Indonesians final," katanya bangga.

(nat)