Temperatur pada Senin (16/7), yang merupakan hari libur nasional Jepang, meroket hingga 39 derajat celsius di sejumlah area yang jauh dari pesisir, kata Badan Meteorologi Jepang (JMA) dikutip Reuters, Selasa (17/7). Kelembaban tinggi memperparah keadaan dan membuat kondisi berbahaya.
Panas paling terasa di daerah yang tak memiliki pesisir seperti perfektur Gifu, di mana suhu bisa mencapai 39,3 derajat celsius pada Senin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat panas. Yang bisa kita lakukan adalah terus minum air," kata seorang lelaki di Okayama kepada NHK, dikutip Reuters.
Kejadian yang sama dilaporkan dari 213 lokasi dalam satu hari pada Juli 2014.
Tahun lalu, 48 orang meninggal dunia karena panas antara Mei dan September, 31 di antaranya pada Juli, menurut Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana.
Gelombang panas saat ini terjadi akibat lapisan dua sistem tekanan tinggi di sebagian besar wilayah Jepang. JMA menyatakan keadaan ini diperkirakan berlanjut sepanjang pekan atau lebih lama.
(aal)