Melalui Twitter, Selasa (17/7) malam waktu setempat, Comey menyebut Kongres yang saat ini dikuasai Partai Republik "tak mampu mewujudkan desain pendiri negara."
Dia juga menyebut perbedaan kebijakan tak penting saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Comey, yang dipecat oleh Presiden Donald Trump pada Mei 2017, juga angkat bicara soal komentar Presiden saat menggelar konferensi pers bersama Presiden Rusia Vladimir Putin, Senin.
"Ini adalah hari di mana Presiden Amerika berdiri di tanah negara asing di samping penjahat pembohong dan menolak membela negaranya sendiri. Para patriot harus menentang sikap presiden ini."
Mantan direktur FBI itu sudah bersuara lantang soal rasa frustrasinya dengan Partai Republik, dan pada April dia mengatakan tak bisa lagi "dikaitkan dengan partai itu."
Partai Republik mengabaikan saya dan banyak orang lainnya. Saya tak butuh bukti lebih kuat selain situs web baru mereka--yang saya pikir adalah 'Comey Berbohong', bukan?--menyerang saya."
"Saya pikir mereka kehilangan arah dan saya tak bisa lagi dikaitkan dengan mereka," kata Comey dalam laporan ABC yang dikutip CNN.
"Partai itu tak mencerminkan nilai-nilai sama sekali. Semuanya transaksional, didasari ego, partai itu melayani egonya," kata Comey.
(aal)