Musim panas ini, tanpa diduga, gunung es seberat 11 juta ton 'parkir' dekat sebuah desa nelayan di pulau tersebut.
Dilaporkan CNN pada Selasa (24/7), warga desa yang dihuni 170 orang itu hanya bisa berharap gunung es itu pergi tanpa mengakibatkan masalah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada banyak retakan di setiap permukaannya, sebagian sangat dalam. Bahkan dari jauh bisa terdengar air lelehan mengalir tanpa henti.
Sesekali, ada letupan dari dalam, diikuti sebagian es jatuh ke air.
Seperti semua gunung es, yang satu ini pun selalu berubah dan satu saat akan hilang. Warga Innaarsuit khawatir ketika saat itu tiba, es pecah mendadak dan mengakibatkan ombak seperti tsunami ke arah mereka.
Lihat juga:FOTO: Ganas Gelombang Panas Jepang |
"Akan ada ombak besar jika es itu pecah," ujarnya, mengingat kejadian di masa lalu yang menghancurkan atau merusak 11 kapal.
[Gambas:Video CNN]
Para peneliti mengkhawatirkan banyak dampak negatif perubahan iklim terhadap Greenland, lembaran es besar dan setiap gletser. Namun, gunung es Innarsuit ini bukan salah satunya, maupun potongan es lain yang terapung di kawasan ini.
"Tak ada hubungan antara peristiwa ini dan pengurangan gletser yang kita lihat di lokasi lain di Greenland," kata Keld Qvistgaard dari Institut Meteorologi Denmark bagian Greenland.
(aal)