Kantor berita Korut, KCNA, melaporkan pernyataan itu diutarakan Kim Jong-un saat menginspeksi sebuah pabrik ransum militer, Rabu (25/7). Dalam lawatannya, Kim Jong-un mengatakan pabrik tersebut harus mampu memproduksi makanan lezat dan bergizi yang dapat "secara substansial berkontribusi meningkatkan pola makan para prajurit."
"Pastikan para prajurit masih bisa merasakan kasih sayang dan kepeduliannya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua dilakukan setelah Kim mengalihkan fokus dari peluru kendali nuklir ke perekonomian.
Tahun lalu, biji jagung ditemukan di dalam perut seorang tentara Korut yang membelot ke Korsel. Para ahli kemudian menyoroti masalah gizi yang dinilai masih melanda negara terisolasi sejak beberapa puluh tahun lalu.
Program Pangan Dunia mengatakan masalah utama Korut selama ini adalah pola konsumsi makanan monoton, terutama pada jenis makanan seperti beras, jagung, kimchi, dan pasta kacang.
Dalam lawatan hari ini, Kim mengatakan para prajuritnya harus mengkonsumsi produk makanan bergizi dan variatif seperti produk berbasis kedelai, terutama kedelai yang difermentasi, demi meningkatkan kesehatan. Sebab, kedelai memiliki kadar protein sekitar 36 persen.
(aal)