Dilansir dari AFP, sanksi akan tetap diterapkan walaupun ada permintaan dari pihak lain mengenai perjanjian. Trump menarik AS keluar dari kesepakatan pada bulan Mei, mengklaim rezim Iran mengkhianati komitmen dan pendanaan kegiatan dengan "menfitnah" di seluruh wilayah.
"Saya tetap terbuka untuk mencapai kesepakatan yang lebih komprehensif yang membahas berbagai macam aktivitas rezim, termasuk program rudal balistik dan dukungannya untuk terorisme," kata Trump dalam sebuah pernyataan.
Lihat juga:AS Tetap Terapkan Sanksi Ekonomi pada Iran |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iran mengatakan Amerika Serikat akan 'terisolasi' karena menerapkan sanksi-sanksi kepada Iran setelah Presiden Donald Trump mundur dari kesepakatan nuklir 2015.
Dilansir dari AFP, Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif mengatakan intimidasi Amerika Serikat dan tekanan politik memang dapat menyebabkan gangguan.
Sebelumnya, Amerika Serikat membatalkan kesepakatan nuklir 2015 pada bulan Mei lalu dan mengembalikan sanksi dengan "tekanan maksimum" untuk hampir semua sektor pada 6 Agustus dan sektor energi pada 4 November. (age)