Upacara memperingati detik-detik proklamasi digelar di halaman Kedutaan Besar RI Kairo, pukul 8.25 waktu setempat. Upacara dipimpin Kuasa Usaha Ad Interim, Abdurrahman Sabran.
Selain staf KBRI, upacara ini diikuti guru dan siswa Sekolah Indonesia Cairo (SIC), mahasiswa dan WNI yang tinggal di Mesir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain lagu Yamko Rambe Yamko, tim paduan suara juga menyanyikan lagu daerah 'Ampar-Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan. Saat menyanyikan lagu daerah, siswa SIC juga memainkan alat musik tradisional asal Jawa Barat, angklung.
Alhasil, perpaduan bunyi angklung dengan dua lagu daerah yang dibawakan pun terdengar apik. Upacara sendiri berlangsung selama 40 menit.
Usai upacara, perayaan HUT RI dilanjutkan dengan acara tasyakuran. Dalam acara ini diisi dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memperingati proklamasi.
Perlombaan tersebut antara lain lomba bowling, bulutangkis, sepak takraw, catur, tenis meja, serta permainan khas peringatan HUT RI, seperti tarik tambang dan balap karung.
Selain pemotongan tumpeng, acara tasyakuran juga diwarnai dengan doa bersama untuk para korban gempa bumi yang menimpa masyarakat Nusa Tenggara Barat.
"Semoga perayaan ini bisa menumbuhkan semangat bagi generasi muda kita di sini untuk menjaga kesatuan, keutuhan, dan keberagaman Indonesia di masa mendatang," kata Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Kairo, Abdurrahman Sabran dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (17/8).
(nat)