"Beberapa bulan lalu, setelah 25 tahun pernikahan, kami berdua memutuskan bahwa ini adalah jalan terbaik untuk berpisah. Kami kemudian sepakat bercerai dan prosesnya sedang berjalan," bunyi pernyaataan bersama Johnson dan Wheeler, Jumat (7/9).
Kepada Reuters, mantan penasihat Johnson mengonfirmasi bahwa pernyataan bersama itu telah dikirim Johnson ke kantor berita Association Press.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendukung Brexit menilai Johnson bisa membawa Inggris keluar dari Uni Eropa lebih radikal dari May. Pria 54 tahun itu juga terbilang populer di kalangan partai akar rumput.
Johnson menganggap strategi May terkait negosasi Brexit hanya membuat negara itu menjadi "jajahan" Uni Eropa.
Sejak keluar dari lingkaran pemerintah, Johnson berulang kali mengkririk strategi May melalui tulisan kolom rutinnya di sebuah surat kabar Inggris. (has)