Langkah Abe ini sejalan dengan upayanya memperpanjang masa jabatannya sebagai perdana menteri Jepang.
Perdana menteri Jepang yang kembali berkuasa pada Desember 2012 dengan janji meningkatkan pertahanan dan menghidupkan kembali ekonomi, diperkirakan akan mengalahkan pesaing kuatnya mantan menteri pertahanan Shigeru Ishiba dalam pemilihan ketua Partai Demokrat Liberal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jepang Ubah UU Bantuan Asing Militer |
Abe ingin menambah rujukan baru bagi Pasukan Bela Diri Jepang untuk menjelaskan status mereka.
Ini akan menjadi perubahan simbolis tetapi sejak lama disasar oleh kubu konservatif yang memandang UUD buatan Amerika Serikat itu merupakan pengingat memalukan atas kekalahan dalam Perang Dunia II. Namun, langkah ini ditentang kubu pengkritik yang khawatir dengan kemungkinanan perluasan peran Pasukan Bela Diri Jepang di luar negeri.
"Bukankan misi politisi masa kini untuk menciptakan lingkungan dimana mereka (anggota militer Jepang) bisa melaksanakan tugas dengan rasa bangga?" ujar Abe dalam pidato di hadapan anggota partainya.
"Mari kita penuhi misi itu dengan menulis secara jelas di UUD bahwa Pasukan Bela Diri melindungi perdamaian dan kemerdekaan Jepang," tambahnya.
Di hadapan wartawan Abe berharap LDP bisa mengajukan usul perubahan itu ke parlemen dalam sidang tambahan yang kemungkinan besar akan dilaksanakan tahun ini juga.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga menjanjikan pembangunan infrastruktur dalam tiga tahun ke depan untuk mengatasi bencana alam. (AFP/JIJI Press) |
Upaya mengubah UUD merupakan langkah politik berisiko. Masyarakat Jepang terbagi dalam masalah ini dan mitra koalisi LDP, Komeito, juga ragu-ragu.
Perubahan UUD memerlukan suara duapertiga dari kedua majelis parlemen dan mayoritas dalam referendum.
Ketika bertemu dengan utusan khusus presiden Korea Selatan untuk Korea Utara, Suh Hoon, perdana menteri jepang ini menegaskan kembali keinginan bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk membahas masalah penculikan warga Jepang oleh agen-agen Pyongyang beberapa dekade lalu.
Abe juga berjanji untuk memperkuat infrastruktur Jepang dalam tiga tahun ke depan untuk menghadapi bencana banjir, tanah longsor dan gempa bumi yang melanda negeri itu belakangan ini.
[Gambas:Video CNN] (yns)
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga menjanjikan pembangunan infrastruktur dalam tiga tahun ke depan untuk mengatasi bencana alam. (AFP/JIJI Press)