Penasihat keamanan nasional Presiden Donald Trump, John Bolton, akan mengemukakan langkah ini dalam pidato di kelompok konservatif bernama Federalist Society di Washington pada Senin (10/9) di Washington.
Ini menjadi pidato penting pertama Bolton sejak bergabung dengan pemerintahan Donald Trump.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Amerika Serikat akan berada di kubu teman dan sekutu kami, Israel," ujar Bolton.
Palestina mengatakan tidak membatalkan langkah ke ICC dan menggambarkan rencana penutupan kantor PLO sebagai taktik menekan baru dari pemerintahan Trump setelah memotong pendanaan untuk pengungsi Palestina di Yerusalem Timur.
Dana itu digunakan membantu para pengungsi Palestina dengan menyediakan pendidikan dan layanan kesehatan di Yerusalem Timur yang telah direncanakan untuk menjadi ibu kota negara Palestina di masa depan.
"Sejalan dengan itu, kami terus meminta ICC untuk segera membuka penyelidikan terhadap kejahatan yang dilakukan Israel."
Israel belum memberi tanggapan atas rencana ini karena kantor pemerintah negara itu tutup pada hari libur nasional, tahun baru Yahudi.
ICC sedang mempertimbangkan mengadili dugaan kejahatan perang tentara AS di Afghanistan dan ditentang keras oleh pemerintah Presiden Donald Trump. (Reuters/Baz Ratner) |
Jika penyelidikan itu dilakukan, pemerintahan Trump akan mempertimbangkan larangan bagi hakim dan jaksa untuk masuk ke AS dan menerapkan sanksi terhadap dana yang mereka miliki di sistem finansial AS. Selain itu, mereka juga akan diadili di sistem pengadilan Amerika Serikat.
"Kami tidak akan bekerja sama dengan ICC. Kami tidak akan membantu ICC. Kami tidak akan bergabung dengan ICC. Kami akan membiarkan ICC mati sendiri. Selain itu, ICC sebenarnya sudah mati di mata kami," kata Bolton.
Pengadilan ini bertujuan mengadili pelaku kejahatan perang, perang terhadap kemanusiaan dan genosida.
Amerika Serikat tidak meratifikasi traktat Roma yang menjadi dasar pendirian ICC pada 2002, presdien Bush yang saat itu berkuasa menentang pengadilan itu. Sementara Presiden Obama melakukan kerja sama sedikit dengan ICC.
"Kami akan mempertimbangkan mengambil langkah di Dewan Keamanan PBB untuk membatasi kekuasaan besar ICC, seperti memastikan ICC tidak menerapkan jurisdiksinya terhadap warga Amerika SErikat dan negara-negara sekutu yang belum meratifikasi Piagam Roma," kata Bolton.
Palestina bereaksi marah atas pemotongan dana oleh AS dan memperingatkan langkah itu akan menyebabkan kemiskinan dan kemarahan yang lebih parah. Kedua faktor ini adalah pemicu konflik dengan Israel yang sudah berlangsung selama beberapa dekade.
Minggu lalu Presiden Donald Trump memerintahkan agar dana sebesar US$25 juta yang dialokasikan untuk membantu warga Palestina di Yerusalem Timur digunakan untuk keperluan lain.
"Keputusan ini akan menyebab masalah besar dalam pembiayaan rumah sakit dan akan menghambat pengobatan dan upaya penyelamatan nyawa pasien," kata Walid Nammour, kepala jaringan enam rumah sakit yang terkena dampak pemotongan dana itu.
"Secara keseluruhan keputusan ini berdampak pada kesehatan lima juga warga Palestina." (yns)
ICC sedang mempertimbangkan mengadili dugaan kejahatan perang tentara AS di Afghanistan dan ditentang keras oleh pemerintah Presiden Donald Trump. (Reuters/Baz Ratner)