"Tak diragukan lagi bahwa operasi militer besar-besaran akan menyebabkan bencana kemanusiaan hebat," kata Duta Besar Turki Feridun Sinirlioglu pada pertemuan dewan itu.
Serangan udara dan pengeboman disebut, "akan memicu gelombang pengungsi besar-besaran dan menimbulkan resiko keamanan yang gawat bagi Turki, Eropa, dan sekitarnya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Turki menyerukan untuk melakukan gencatan senjata dan mengimbau masyarakat internasional mendukungnya, Iran dan Rusia menolak hal itu. Penolakan terhadap gencatan senjata ini dilakukan pada KTT di Teheran, Jumat (7/9). Inggris dan Perancis mendukung seruan untuk melakukan gencatan senjata.
Duta Besar AS Nikki Haley menyebut bahwa Idlib telah digempur lebih dari 100 serangan udara. Serangan ini dilakukkan oleh pasukan Suriah, yang didukung oleh Rusia dan Iran. Satu-satunya tujuan mereka adalah, "penaklukan berdarah militer terhadap Idlib," tuturnya. (eks)